Senin, 28 Mei 2012

Bottom Fishing ataukah Tehnical Rebound?


Pagi tadi, tanggal 28 Mei 2012, banyak analis dan trader berpendapat saatnya melakukan bottom fishing jika indeks saham menyentuh zona 3825-3850. Ya memang sebagian orang berpendapat saat ini harga saham sudah terlampau murah, perginya para investor asing sudah saatnya di antisipasi dengan masuknya para investor lokal dengan kekuatan penuh, demikian pendapat sebagian orang.

Kenyataannya, baru saja IHSG menyentuh harga 3850.452 banyak yang langsung melakukan selective buying dengan membeli saham-saham tertentu secara bertahap. Ada yang karena persiapan matang technical analysis ada juga yang setengah spekulasi ala dewa judi. Ada juga yang panik langsung bernafsu membeli karena salah membaca pergerakan indeks yang memang dari yahoo finance terjadi error sehingga angka yang muncul hingga minus 5 persen.

Apapun alasannya, tidak menjadi masalah. Yang menjadi masalah adalah, mayoritas pelaku pasar baik luar maupun dalam negeri terpengaruh oleh rumor spekulasi bahwa Yunani akan membaik dan tetap berada dilingkungan zona euro. Padahal itu baru saja hasil pooling sementara, belum final keputusan yang akan terjadi pada tanggal 14 Juni 2012 nanti.

Sering sekali para pelaku pasar, baik trader saham maupun investor reksadana, melakukan pembelian di saat yang tidak tepat, ketika indikator belum berbunyi “beli”. Kondisi ini untung-untungan, kalau untung ya kaya mendadak, kalau buntung ya nyesek harus cut loss atau bahkan nyangkut posisinya.

Padahal secara fundamental ekonomi, kondisi saat ini sedang tidak baik-baik amat, bahkan negara seperti Swiss pun harus memikirkan contingency plan jika seandainya Euro memang tamat. Bukan sekedar Yunani mundur dari zona Euro saja. Banyak kalangan di Swiss menilai, pertarungan gagal berhasilnya Euro akan semakin menggila di pekan-pekan depan. Karena dari perbankan Spanyol saja sudah santer oleh isu kolapsnya perbankan di negara tersebut. Sementara Italia, masih sibuk dengan awan kelabu musibah bencana alam, namun bukan berarti hutangnya selamat begitu saja. Ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh negara-negara di kawasan Eropa Selatan.

Amerika sendiri, bahkan oleh Presiden Obama dikatakan, perlu adanya stimulus fiskal lanjutan jika tidak ingin terjadi kekacauan pada tahun 2013, entah yang bersangkutan terinspirasi oleh ramalan Profesor Nouriel Roubini yang terkenal dengan sebutan Dr Doom (Doktor Kiamat) atau memang tim ahli ekonomi Amerika sendiri yang memberi masukan demikian.

Tulisan ini tidak dibuat untuk menakut-nakuti ataupun membuat cemas kembali, namun untuk sekedar mengingatkan kembali kepada para investor dan trader ritel yang memang mencari rejeki dari pasar modal untuk menambah uang dapur, agar kiranya berhati-hati sebelum membuat keputusan. Saat ini dunia ada di persimpangan jalan, apakah tetap memakai model ekonomi yang berlaku sekarang ini, atau harus menyusun sistem perekonomian baru.

Pada akhirnya, waktulah yang akan berbicara apakah keputusan yang kita buat sudah benar atau tidak, atau perlu penyempurnaan lagi. Selamat berinvestasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar